Showing posts with label Cerita Bersambung. Show all posts
Showing posts with label Cerita Bersambung. Show all posts

Tuesday, May 01, 2012

Fathir, Abang semata wayangku

   Entah mengapa, akhir-akhir ini Aku kangen sama Bang Fafa, panggilan sayangku untuk kakak semata wayangku itu. Beliau masih sedang menyelesaikan studi S1 nya di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI).
   Biasanya Aku yang selalu membangunkannya di pagi hari, ya maklum juga kalau abang-abang itu kan jaga malam untuk nonton bola. Aku selalu siap membangunkannya ketika adzan shubuh berkumandang.
   Aku menyusuri kamarnya yang kosong, melihat-lihat fotonya yang terpajang di dinding kamar. Aku terduduk sendiri di tepi kasur, tetap melihat ke sekeliling kamar tersebut.
   Lama kamar ini tak berpenghuni, Aku membatin.
   Tiba-tiba mataku tertuju ke sebuah benda di sudut kamar, hadiah ulang tahun dariku untuknya, iya, sepatu bola ketka Beliau masih menduduki SMU. Aku menyentuk sepatu itu, "sudah terlalu kecil sepatu ini bagi kakinya yang panjang sekarang ini," Aku mendesah.
  ***
   Selasa siang, Aku agak terkejut dengan sms yang tiba-tiba masuk.
   Teman kampusku mengabarkan bahwa mata kuliah Geometri yang biasanya hari selasa pukul 14.00, dipercepat untuk hari ini menjadi pukul 13.00. Aku pun bergegas untuk bersiap-siap karena sekarang jam dindingku menunjukkan pukul 12.12 WIB. 
   Menyelesaikan tulisan, mematikan laptop, memilih baju, shalat dhuhur dan berangkat ke kampus.
   Setelah kuliah Geometri, di sore hari nanti akan ada ujian Trigonometri, semoga semua berjalan dengan lancar, amin.

Bersambung~

Monday, April 30, 2012

Pesan dari Masa Lalu

   Hariku indah..
   Dua hati, jadi satu..

   Andai Aku dan Kamu bersama selalu..

   Terdengarlah alunan indah lagu Gita Gutawa di kamar Putri.
   Masih muda ya begitu.
   Putri di kamarnya, sendirian, masih memandang layar laptopnya.
   Seperti biasa, ketika ada waktu luang, Putri menghabiskannya dengan menulis.
   Menulis sambil menyantap "Dodol Pulut" dari Langkat, oleh-oleh dari Saudaranya yang baru pulang dari Medan. 

***
   Putri kembali terkenang dengan kehidupannya 2 tahun silam. Ketika untuk pertama kalinya ada Seseorang yang muncul tiba-tiba dalam kehidupannya, ya, Orang tersebut yang sangat perhatian kepadanya. Apalagi ternyata Beliau itu Kakak Leting SMUnya Putri dulu. Semuanya terjadi begitu saja, sampai Putri pun mulai kepincut dengan Sosok tersebut. Bagaimana tidak, Sosok itu adalah seorang Mahasiswa Kedokteran angkatan 2006 dan Ketua OSIS ketika di SMU dulu. Putr sangat mengagumi sosok yang pintar juga berbudi baik.
   Beberapa hari belakangan ini, jarang di sms sama Beliau, Aku kan kangen.
   Putri mengeluh di dalam hatinya.

   Entah apa yang membuat Putri langsung menerima Beliau pada saat itu, inilah yang namanya spontanitas. belum pernah terjadi hal seperti ini, apalagi Putri tipe perempuan yang tidak terlalu memikirkan masalah perpacaran anak muda. Walaupun, ada beberapa orang yang silih berganti datang untuk memintanya jadi pacar, Putri tetap kekeuh untuk tidak pacaran.
   Sampai akhirnya, banyak masalah internal juga eksternal yang terjadi ketika menjalani suatu hubungan tersebut (maklum, karena sebelumnya belum pernah dijalaninya). Dan seiring berjalannya waktu, Putri terus belajar dari pengalamannya itu. Dia sangat berharap, itu adalah cinta pertama dan terakhirnya. Tetapi masih belum ada keputusan jelas untuk melangkah ke suatu hubungan yang lebih sakral.
   Putri sangat ingat, moment dimana Beliau mengabari tentang keberhasilan Seminar serta Sidangnya yang sangat memuaskan itu. Sangat bahagia ketika tiba-tiba menerima sms bahagia itu dari Beliau. Putri tetap menanti sampai batas waktu yang ditentukan.
   Semoga saja, semua ini akan menghasikan "Happy Ending", Putri terus belajar dalam menerima apa yang telah ditentukan oleh Allah. Belajar ikhlas, belajar bahagia, belajar rela, apapun yang terjadi di akhir cerita kehidupannya nanti.
   Jodoh itu tidak akan tertukar, semua telah ditentukan oleh Allah dan itu juga akan menjadi yang terbaik bagi Kita. Layaknya Sungai Nil dengan Mesir, juga bagaikan Bunga Sakura dengan Jepang
Bersambung~ 

Sunday, April 29, 2012

Minggu, semangat beraktivitas!

   Minggu pagi.
   Seperti biasa, Putri melaksanakan tugas hariannya di pagi hari, menyiram tanaman di halaman rumahnya. Dia melakukannya dengan girang sekali.


   "Heeeh.. Kamu! Kenapa senyam-senyum gitu nyiram bunganya?"
Bang Fathir terus ngeledekin adik semata wayangnya, sambil asik mencuci motor Yamaha Jupiter MX hitamnya itu.
   "Yeeeeey.. siapa pula yang lagi begituan!" Balas Putri sambil manyun dan spontan menyirami abangnya dengan selang air yang sedang dipegangnya.
   Sebenarnya Aku cuma lagi senang aja mengingat moment itu, masa-masa semester 2 di awal perkuliahan dulu, Putri membatin. 


***
   Lima semester yang lalu, Putri resmi jadi Mahasiswi Pendidikan Matematika USK. Sangat senang rasanya kuliah di suatu tempat yang kita senangi, apalagi pelajaran favorit dari SD.
Universitas Syiah Kuala (USK) itu merupakan universitas jantung hatinya rakyat Aceh, biasa dibilang "Jantoeng hatee rakyat Aceh" oleh orang-orang Aceh.
   Semuanya, berlalu begitu cepat.
   Hari demi hari, bulan demi bulan, dan tahun pun terus berjalan.
   Putri sekarang sedang menjalani kehidupannya di semester enam. Selain itu, Dia juga mengajar sebagai Guru Private.
   Siang ini, jadwal ngajarnya Putri.
    "Putri, pergi dulu ya bund", Putri meminta izin kepada Ibunya sambil mengecup pipi Beliau.
   "Hati-hati ya Sayang, bawa motornya", Pesan Bunda sebelum melepas kepergian anak perempuan satu-satunya.
   Putri pun melaju dengan motor Honda Supra-X Merah kesayangannya dengan hati gembira, menuju ke rumah anak murid, begitullah aktivitas si Guru Private.
   Minggu. Menyiram bunga. Mengajar.
   Malam senin, melanjutkan menyelesaikan tugas kuliahan. 

Bersambung~





 

Saturday, April 28, 2012

Persiapan Menuju S1

6 Tahun kemudian . .

Putri telah menyelesaikan Sekolah Menengah Pertamanya di Sekolah berasrama, dan sekarang masih menikmati akhir dari masa-masa SMAnya yang tetap masih di Sekolah berasrama tersebut.
Dia sedang melamun di kamarnya, sendirian. Dan tiba-tiba ada yang mengetuk pintu kamarnya, tanpa disadari oleh Putri, sekelebat bayangan pun menghampirinya.
 
"Put.., kamu uda ngurus semua berkas kan?", tanya teman karibku, Maya, tentang persiapan memilih Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
"eh, iyaya.. uda kelar semua kok May", tandasku dengan nada kurang bersemangat.
"kok gak seemangat gitu Put?, biasanya kan Kamu riang selalu", tambah Maya dengan mengamati raut wajah Putri.
"Cuma sedikit bingung aja ni May, tapi gak papa lagi kok", Jawab Putri menenangkan sahabatnya tersebut.

*** 
Putri ingin menutup matanya, tapi pikirannya terus ingin berpikir keras tentang hal itu, ya hal yang akhir-akhir ini terus mengganggu pikirannya. Guling pun dipeluk erat olehnya, tapi semua kejadian itu tetap tampak jelas di pelupuk matanya.

Sebenarnya Putri hanya resah tentang semua ini, ya tentang pertengkaran Abang semata wayangnya dengan Bunda ketika waktu itu. Semua kejadian yang terjadi dua hari lampau terngiang kembali di pikiranku.

"Kenapa ya Bang Fathir berbuat begitu dengan Bunda?", Putri membatin sambil menghela nafas.
Semoga semua kembali seperti semula amin..



Bersambung~





Saturday, December 31, 2011

Ikut Lomba Fashion Show

Hari berganti hari, bulan berganti bulan, tahun pun terus barganti. Tak terasa Putri pun sekarang telah menduduki kelas 6 SD. Putri pun sangat semangat menghabiskan masa-masa terakhir di SDnya tersebut.

Seperti biasanya, hari ini ada pelajaran Matematika maka Putri pun sangat bersemangat apalagi ketika Bapak Kepala Sekolah masuk ke kelas untuk mengajari pelajaran tersebut. Maklumlah, Putri kan suka sekali dengan mata pelajaran yang satu itu.

Setelah mata pelajaran Matematika usai, Bapak Adnan pun keluar dan disusul masuknya Ibu Diana untuk menggantikan guru yang akan masuk pada jam tersebut. Tiba-tiba Bu Diana pun menghampiriku.

" Put, kamu bisa mewakili sekolah untuk ikut lomba fashion show kan ?? ", tanya Bu Diana dengan nada meminta.
" Hmmm, gimana ya bu, puput mah belum pengalaman. Tapi akan puput usaha dech biar sekolah kita dapat juara nanti ", jawab Putri dengan sumringah.
" Nah..gituu dunk nak, Ibu kan jadi makin semangat untuk ngedaftarin kamu ", balas Ibu Diana dengan sangat enerjik.

Pembicaraan pun usai seiringan dengan bunyinya bel panjang, pentanda pulang sekolah pada hari tersebut.


***

Setelah beberapa hari latihan untuk persiapan lomba, tibalah hari yang ditunggu-tunggu Putri mengikuti lomba Fashion Show untuk pertama kalinya. Setelah mengambil nomor undian, Putri pun duduk dengan perasaan yang sangat kacau, agak degdegan, maklum jugalah inikan Lomba Fashion Show pertamanya si Putri.

Nomor undian Putri pun dipanggil Sang Juri, Putri pun langsung berjalan dan naik ke pentas.

Semua mata tertuju kepadaku, Putri membatin..
Bisa put, kamu uda oke kok, aku pun menyemangati diriku sendiri.

Selang beberapa menit kemudian, setelah semua peserta naik ke pentas, tiba saatnya diumumkan juaranya oleh Para Juri.

"Juara Tiga..diraih oleh Sekolah SD Pandanan 1, dengan peserta bernama " Melisa Septiani Putri ", Juri pun mengumumkan dengan sangat semangat. 
" Kepada pemenang diharapkan untuk menaiki panggung ", Sambung Si Juri diiringi tepuk tangan yang meriah.

Putri pun dengan wajah aneh langsung berjalan menaiki panggung. Dan lagi-lagi semua mata tertuju padanya.

Alhamdulillah yach, Putri pun mensyukuri prestasi yang diraihnya itu dengan mengucapkan Hamdalah didalam hatinya.
Ini kan pertama kalinya, puput mah gak nyangka dapat juara.

***

Bersambung~

Monday, December 26, 2011

Sekolah Baru, Kehidupan Baru

" Put, sini..kamu harus kenalin diri dulu ke kawan-kawan barumu ", ajak si guru baruku yang menggiringku ke kelas baru.
" Ohh..iyayaya bu ", jawabku agak terbata.

Dan begitulah awal dari kehidupan baruku di sekolah baru, lingkungan baru. Semuanya begitu cepat, dan aku pun menikmati masa-masa SD ku di daerah tersebut.  Rutinitas sehari-hari pun kujalani dengan senang hati, bahagianya tinggal bersama orangtua dan kakak laki-laki semata wayangku disini.

***
Di suatu pagi..

" Bang Fathir, cepetan dunk !! entar ditinggalin ya, Ayah ama puput uda di mobil hai bang.. ", teriakku ke arah kamarnya bang Fathir.
" Iyayaya hai cereweeeet ", balasnya dengan suara lantang.

Begitulah keseharian kami di rumah..
Kami pun berangkat ke sekolah diantar ayah, tadi udah pamitan ama bunda juga.
Setelah ngantar kami ke sekolah, Ayah pun langsung meluncur ke tempat kerjanya.

***
Mungkin agak telat, gapapa dech, yang penting ada.
Ni mau dikenalin dulu tokoh utama dalam cerbung ini, langsung aja ya..
1. Ayah, Rudi Setiawan, kerja di Bank BNI.
2. Bunda, Maryam Sulaiman, IRT.
3. Abang, Muhammad Fathir, kelas 2 SMP.
4. Aku, Melisa Septiani Putri, kelas 4 SD.


Bersambung....

Saturday, December 24, 2011

Masa-masa Indah

Melisa Septiani Putri, itulah nama lengkapku..

Kembali ku terkenang akan masa-masa pindah sekolah waktu SD dulu, pindah rumah, pindah sekolah lagi. Ya, semuanya berlalu begitu saja tanpa ku sadari. Aku masih terduduk di pojok kamar kecilku, sambil membayangkan masa yang dulunya tak ada masalah. Kehidupan anak-anak yang hanya disibukkan oleh rutinitas sekolah, ngaji dan bermain.


Tobe continue..